Jangan Menyerah, Bunda! Kami Mendukungmu…

Sepertinya belakangan saya lagi semangat membenahi blog ini, jadi maklumi saja ya kalo saya posting lagi posting lagi #ketauan banget  lagi ga ada kerjaan eh lagi males kerja.

Kali ini mau cerita bagaimana perjalanan saya menjadi ‘zoon politicon’ #yang nggak tau artinya apa, dulu pasti kabur pas pelajaran PPKN hihihi.. Jadi sebagai zoon politicon, wajar kalo saya senang sekali bersosialisasi #anakgaulgituloh, termasuk dalam hal mendapatkan support saat menjalani program kehamilan. Beruntung saya selalu merasakan yang namanya community support, di tiap masa kejayaan media yang digunakan sebagai ‘tempat nongkrong’.

Komunitas pertama yang menjadi tempat curhat saya tentang program kehamilan adalah weddingku forum, sekitar tahun 2007-2009. Saya kurang tau diskusi program kehamilan di forum tsb masih aktif nggak sampai sekarang. Kalo saya sih sudah lupa username passwordnya, nggak tau mas AnangContinue reading

Dilema

Horeee…akhirnya berhasil juga masuk ke blog ini lagi. Eh bukan karena sebelumnya di-hack atau apalah apalah ya, tapi saya lupa password nya #huhu maafkan, padahal udah tau pelupa tapi bikin password kok beda-beda

Dilema sebenarnya sama blog ini, tujuh taon lalu saat pertama kali bikin postingan disini, kepengen nya bener-bener me-record apa saja yang saya lakukan terkait perjuangan mendapatkan buah hati, makanya dikasih nama ‘bundawannabe’.
Nah sekarang saat sudah jadi bunda dari 2 orang putri cantik, saya jadi ragu-ragu, masih perlu kah diceritakan bagaimana pengalaman saya menjadi bunda DI BLOG INI?

Rasanya jadi kurang sesuai ya sama judul blog nya, dan entah kenapa-sebagai yang pernah merasakan jatuh bangun nya jadi pejuang momongan, saya ngerasa nggak enak aja ‘pamer kemesraan’ sama anak-anak di blog ini, dimana 99% pembaca yang terdampar di blog ini dari tautan google karena searching informasi tentang program kehamilan.

Oke … Jadi kesimpulannya nggak perlu kan ya nulis suka-duka jadi bunda di blog ini? Continue reading

[EVENT] Ngobrol-ngobrol cantik tentang infertilitas dan program hamil

Haloo bunda-bunda cantiiiiik ….

Ada yang galau kenapa belum hamil-hamil juga?

Atau penasaran pengen tau apa aja sih masalah ketidaksuburan?

Trus mau ikut program hamil tapi bingung bagaimana memulainya, apa saja yang harus disiapkan de-el-el ….

Yuuuuk semuanya … ikutan ngobrol-ngobrol santai bersama para penulis buku best seller: Jangan Menyerah Bunda (Anies Anggara | Dessy | Ayik) dan dokter SpoG ngetop yang ahli dibidang fertilitas (dr. Irham Suhaemi, SpoG dari RS. Bunda dan Klinik Morula IVF Jakarta)

Catet waktunya ya: Continue reading

Alhamdulillah ‘kebobolan’ …

Alhamdulillah… Dikasi rezeki lagi. Jadi ceritanya, tahun ini Aira akan punya adik, Insyallah. Saya istilahkan ‘kebobolan’ karena ini sama sekali tidak direncanakan.

Sebenarnya saya belum berniat untuk menambah momongan dalam waktu dekat. Alasannya terutama karena saya ingin fokus ke Aira dan tumbuh kembangnya. Setidaknya saya ingin memberikan hak Aira mendapat ASI minimal 2 tahun.

Alasan lain karena saya sendiri merasa belum siap. Saya masih trauma dengan Pre-Eklampsia, masih sering terbayang-bayang sosok bayi mungil dengan badan penuh selang dan kabel, hiks :(

Meski begitu … saya juga belum ikut kontrasepsi apapun, bahkan sekedar googling atau mencari infopun belum saya lakukan. Nah lo … kontradiktif kan? Tapi bisa dimaklumi lah ya …  Setelah kami jatuh bangun saat program hamil, rasanya ga kepikir untuk ‘menghalangi’ dengan ber-KB apapun. Continue reading

[Sharing] Merawat Bayi Prematur – Bagian 2 (saat di rumah)

Setelah deg-degan berulang kali di bagian 1, ternyata ada bagian lebih menyeramkan di bagian kedua ini. Saat Aira dirumah sakit, kalo terjadi sesuatu yang urgent, masih ada suster dan dokter yang sigap, dan lingkungan rumah sakit juga pastinya cepat tanggap.

Nah kalo udah di rumah dan ada apa-apa gimana? Saya harus bagaimana? Kalopun harus bawa Aira segera ke rumah sakit, masih perlu waktu 15 menit mencapai rumah sakit terdekat dari rumah. Itu kalo bundanya lagi ‘pinter’, lah kalo bundanya lagi ‘oon’ bengong aja gimana? Huhuhu … Continue reading

[Sharing] Merawat Bayi Prematur – Bagian 1 (saat di rumah sakit)

Saat Aira terlahir prematur, saya sebenarnya sangat-sangat tidak siap apa yang harus saya lakukan untuk bayi prematur mungil saya. Bisa ditebak kemudian kemana saya harus bertanya? Yup, yang paling mudah adalah G.O.O.G.L.E.

Sayangnya kebanyakan yang muncul dari hasil googling (berbahasa Indonesia) sungguh ‘menyeramkan’. Begitu banyak kelainan yang mungkin timbul, begitu banyak syarat & ketentuan yang harus diperhatikan dalam merawat bayi prematur. Seolah bayi prematur sedemikian ringkihnya. Dan tentu saja semua hal tersebut menakutkan saya sebagai ibu baru :(

Kenyataannya…merawat bayi prematur tidaklah sesulit yang dibayangkan (tapi saya juga nggak bilang mudah loh). Intinya postingan kali ini saya pengen memberikan sharing berimbang bagaimana saya menjalani hari-hari merawat bayi mungil yang saat ini sudah beranjak gadis (halah baru juga 19bulan Aira nya bun, hehehe). Continue reading